Jonggol Bagai Pohon Meranggas

Batuk kelas berat melanda Jonggol

Setelah peristiwa kematian Mr. Pelican dan pecahnya botol yang dibawanya, kehidupan di Istana Jonggol tidak lagi sama seperti sebelumnya. Semua orang, termasuk raja dan ratu, menderita penyakit batuk berdahak darah yang seolah tak dapat disembuhkan.

Penyakit ini tidak membunuh, namun membuat penderitanya kurang bersemangat dan lemas, seperti pohon yang meranggas. Berbagai dokter dan ahli medis telah datang ke Jonggol untuk memberi pertolongan, namun selalu gagal. Bahkan, yang lebih menyedihkan, nyamuk-nyamuk ganas itu terus berkembang biak. Penyemprotan dengan insektisida telah dilakukan, namun tidak banyak membantu. Masyarakat di sekitar istana pun mengalami penyakit serupa dan mereka yang masih sehat memilih meninggalkan kawasan Jonggol.

Mereka tidak mengetahui bahwa penyakit itu muncul akibat konflik antara istana yang selama ini dijunjungnya melawan musuh-musuh yang ingin menghancurkannya. Bahkan, pemerintah Indonesia pun menganggap wabah ini sebagai hal yang tidak berkaitan dengan persoalan politik apa pun, melainkan hanya wabah yang bersifat alamiah.

Kematian Mr. Pelican dan penguburannya memang tidak pernah diketahui pihak luar mana pun, kecuali kalangan istana Jonggol yang sudah bersumpah setia untuk selalu menjaga nama baik istana, yang telah mengangkat derajat hidup seluruh warga di sekitarnya. Semua orang yang bekerja di istana menganggap penyakit ini sebagai sarana untuk menunjukkan pengorbanan mereka kepada raja dan keluarganya. Setiap hari mereka terbatuk dan mengeluarkan darah, namun tidak seorang pun di antara mereka yang mengeluh atau memaki. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang menitikkan air mata setiap kali melihat raja atau permaisuri terbatuk…

Hingga pada suatu hari, penjaga gerbang istana berteriak-teriak, “Putri telah kembali! Putri telah kembali!”

Berlanjut ke Cerita 18a

Advertisements
  • Calendar

    • November 2017
      M T W T F S S
      « Mar    
       12345
      6789101112
      13141516171819
      20212223242526
      27282930  
  • Search